sepi

Malam, ajari aku untuk kuat dan bertahan dalam sepi. Sepi yang selalu menusukku  hingga butiran bening kadang jatuh tak tertahankan sepi yang kadang menikam hingga bagian yang terdalam.

Hari ini aku ingin bercerita sedikit tentang perasaan yang baru saja datang perasaan yang tiba-tiba muncul, sesak, air mataku langsung menetes entah apa yang sedang aku rasakan  semua begitu cepat semua tiba-tiba datang sepi itu datang dan aku menangisinya.

Apa aku kalah? Aku rasa tidak aku hanya sedang tak dapat mengendalikan emosiku hanya itu aku hanya kalah sesaat tidak lebih. benar hanya sesaat aku sudah kembali menata hatiku lagi  karena aku tidak akan terpuruk dalam waktu lama tidak sama sekali.

Jakarta, 09 Oktober 2016

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s