Author Archives: mayngeblog

About mayngeblog

menulis apapun yang ingin aku tulis, berbagi cerita dengan perasaan dan pengalaman yang terlewati agar tertanam sempurna sebagai kenangan

Jatuh cinta

Hari ini aku merasakan kembali kasih sayang Allah, kasih sayang yang sebenarnya selalu aku dapatkan setiap detiknya. Namun, yang aku lakukan selalu saja sama lalai dan enggan untuk bersukur.

Aku adalah seorang single yang teman-temanku biasa menyebutnya dengan panggilan sayang berupa sebutan jomblo. Aku tidak malu menjadi jomblo, apalagi setelah aku memutuskan menjadikannya sebagai prinsif. Aku bukan jomblo yang meraka bilang jomblo dari lahir. Tidak, aku tidak begitu karena aku punya masa lalu. Aku menjomblo sudah 3 tahun, “ko tahan si may” kata-kata yang sering kudengar saat temanku tau berapa lama aku menjomblo, ahhh tidak maksudku menjadi single. Mereka suka heran kenapa aku kuat, itu semua karena aku happy, ya, aku bahagia, jadi seperti ini bisa pergi kemana pun aku suka tanpa harus laporan kepada siapa-siapa. Maksudku kepada siapapun selain kedua orang tuaku. Aku tidak suka diatur apalagi jika hanya orang yang tidak berkepentingan masuk kedalam hidupku dan membatasi gerakku, aku tidak mau, benar-benar tidak mau.

Singkat certa, tiga tahunku sangat bahagia karena bisa berteman dengan diriku sendiri. Terkadang ada beberapa makluk Adam yang datang menawarkan hati, tapi aku tetap saja pada pendirianku. Hingga hari itu tiba ketika hatiku ditaklukan “sesosok” makluk adam yang sebenarnya baru saja ku kenal. Aku menemukan rasa nyaman, nyaman sekali saat chat dengannya, aku bisa tertawa dan menjadi diriku sendiri aku bahagia, lebih bahagia. Setidaknya itulah yang kurasakan. Apalagi dari sikapmu, seperti ada sebuah sinyal yang jelas terpampang didepan mataku, aku hampir berpikir melepaskan komitmenku selama tiga tahun terakhir ini, dengan alasan sepele, aku takut kehilanganmu.

Tapi yang aku bilang dikalimat pertamaku saat pertama aku mulai menulis, Allah menyayangiku, mencintaiku. Mungkin karena tak tidak tega melihat kegalauanku beberapa hari terakhir ini, Hingga sebelum saat aku benar-benar jatuh Ia membukakan sebuah kebenaran yang mengejutkan untukku. Ternyata laki-laki itu telah mempunyai kekasih. ya, hendra sudah memiliki kekasih, dari informasi terakhir yang aku terima dia sudah lebih dulu menjalin hubungan dengan wanita lain dua bulan yang lalu, jauh sebelum aku mengenalnya apalagi berchatan dengannya. Aku, tak apa, aku bahagia. setidaknya aku tau saat perasaannya mulai tumbuh bukan saat tunasnya benar-benar tumbuh. “Apa kamu puas? Saya sendiri sangat puas.
Jatuh sebelum naik itu lebih baik di banding jatuh setelah diatas.
Setidaknya lukanya tak begitu menganga” terimakasih Ya Allah Engkau Maha baik.

Aku juga ingat kata Imam Syafi’i “ketika hatimu terlalu berharap kepada seseorang maka Allah timpakan atas kamu pedihnya sebuah pengharapan, supaya kamu mengetahui bahwa Allah sangat mencemburui hati yang berharap selain Dia. Maka Allah menghalangimu dari perkara tersebut agar kamu kembali berharap kepada -Nya”. Hingga pelajaran yang aku ambil dari hari ini adalah bersyukur, terimakasih, Ya Rabku semoga cintaku semakin tertanam dalam Kepada Mu. Dan semoga akan tak ada lagi cinta kepada maklukMu yang melebihi cintaku pada Engkau dan KekasiMu. Semoga Allah selalu menguatkan aku menjadi seorang single lillah sampai waktu yang tepat. Yaitu saat aku telah waktunya membuat status yang di akui oleh Agama dan negara. Aamiin…..

Advertisements

Kemana?

Bulan, kenapa kamu sendiri

Bintang, kemana?

Apa dia pergi?

Bintang

sini!!

Temani bulan, Kasian

Dia pasti kesepian

Tanyakan hati

Malam ini awal aku masuk kuliah pada semester genapku yang pertama dengan jadwal baru masuk ppukul 13:00 wib dan pulang 21:20 wib tapi bukan hal ini yang ingin aku bahas. kebetulan karena hari ini masuk pertama dosen memberikan dispensasi pulang cepat, dan hari ini adalah malam minggu diperjalanan aku menjumpai dua majlis, yang sedang mengadakan acara besar dan satu acara fans club sepak bola asal Jakarta. aku sedikit miris melihatnya karena dari yang aku lihat jumlah hadirin atau orang yang datang lebih banyak pada acara fansclub tersebut dibandingkan dengan jumlah orang yang hadirdi kedua majlis tersebut bahkan sepertinya ada yang datang dari jauh karena kulihat banyak mobil-mobil seperti angkot, bus dan mobil-mobil pribadi. Lalu bagaimana kita sebagai generasi islam mengapa kita lebih suka menghadiri konser, meet and great, nonton bioskop di bandingkan ikut dalam sebuah majlis demi menuntut ilmu?? Teguran untuk kita semua (diri sendiri dan kalian)

Aku dan kamu

Kamu, makhluk ciptaan tuhan, wajah sederhana namun menyejukan, pemilik senyum manis pemicu iman semakin tipis.
Aku, manusia biasa, sederhana, dan terpesona olehmu.
Kamu siapa? Aku tidak tau. Yang aku tau, aku merindukanmu, sekarang. Iya sekarang. Tapi tenanglah aku tidak akan mengganggumu, tetaplah disana sambil perlahan berjalan menuju arahku. Aku akan menunggumu, Insya Allah, jika maut tak lebih dulu melamarku.
Dari yang selalu merindukanmu
Dari yang mengharapkanmu melalui doa-doa indah kepada Rabbnya.
Dari yang masih setia menantimu
Dari yang pernah hilaf
Dari yang juga makhluk ciptaan tuhan

belajar tetang hidup dan bersyukur

       hari ini aku ada  pelajaran baru  kudapatkan tentang makna dari sebuah rasa syukur. this is simple word but coba  saja kau lakukan butuh jatuh bangun untuk dapat  memaknainya. hari ini aku teringat oleh pesang “mamangku” atau kalian biasa menyebutnya dengan sebutan om, dulu tiga tahun yang lalu saat aku baru saja lulus sekolah aku mencari pekerjaan aku di beri pesan olehnya “kalu lu ngeposin ngga di panggil-panggil, kalau lu tes di tempat kerjaan terus lu gak lolos gak usah sedih, itu berarti kita ngga cocok ama pekerjaan tersebut, ngga usah di paksain apalagi pake segala tes beulang-ulang.  kalau nanti  udah dapet kerja terus di tempatin disuatu bagian terima aja itu jalan ALLAH mungkin menurut lu ada bagian lain yang lebih enak sebenernya ngga semuanya sama aja. semuanya udah di sekenarioin ama ALLAH tugas kita jalanin kerjaan dengan baik. Apapun kerjaan kita itu amanah, tanggung jawab yang harus kita pikul  selama kita kerja disitu”. hari ini aku mendapatkan jawabannya disaat akhir masa kerjaku setidaknya saat aku telah selesai menjalankan amanahku  sebagai karyawan di sallah satu pabrik di kawasan pulo  gadung ada ibrah/pelajaran yang dapat aku ambil yang mungkiin dapat aku lakukan dimanapuntempat selanjutnya aku bekerja.

      Aku  belajar tentang syukur  disaat aku baru masuk aku ditempatkan sebagai proses shanding manual, saat itu aku menginginkan memegang proses press fret dan aku penasaran juga pada bagian transportasi barang  out.  hingga DIA memberikan ku kesempatan utuk menjadi trasporter suka duka di posisi itu aku jalani hingga delapan bulan lamanya cacian cibiran aku dapatkan saat di posisi itu hingga aku termotivasi untuk dapat masuk line dan sebagai jalannya apapun aku lakukan mengasah kemampuan shanding manualku, belajar coak nut, belajar proses repair, belajar press fret,dan  prosess A hingga pada bulan kesepulih aku dipercaya memegang line repair posisi shanding manual. beberapa bulan kemudian aku memegang line normal, satu tahun kemudian sebulan sebelum aku habis kontrak disini aku di letakan pada prosess press fret awalny a aku agak senang karena akan merasakan proses yang aku inginkan sejak awal masuk tempat itu tapi setelah aku coba MASYA ALLAH semua tak seindah bayanganku  aku benar-benar seperti anak baru yang baru belajar sebuah proses padahal sebelumnya aku sering membantu belajar menggantikan mba-mba yang laktasi tapi saat memegang line pada proses itu seperti ada sensasinya tersendiri dan jujur itu sangat waaww. jika di perkenankan aku ingin jadi tukang shanding sampai saat kontrakku berakhir apa boleh?. tapi keyakinan ku tetap sama pekerjaan adalah amanah yang harus aku jalankan dengan baik semampu apa yang dapat aku berikan inilah tanggung jawabku sebagai pekerja. dan seperti yang kubilang di awal dari sini lah makna bersyukur itu aku dapatkan bahwa apa yang baik menurut kita belum tentu baik menurut ALLAH dana apa yang baik menurut ALLAH sudah pasti baik untuk kita. mensyukuri dan menjalankan apa yang ada hari ini itu lebih baik dari pada berangan-angan untuk hari esok tanpa memikirkan hari ini. tapi tetap saja kalian harus punya planning ingat planning untuk masa depan agar kita tidak hidup pada keadaan yang sama karena setiap orang ingin kehidupan yang lebih baik bukan? walaupun jodoh, maut, rezeki semua di tangan tuhan. intinya jalani apapun yang ada jangan pernah mengeluh and so be positif thinking with ALLAH.

“boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu. dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal  ia amat butuk untukmu. Allah maha mengetahui , sedang kamu tidah mengetahui.” (QS. AL- Baqarah : 216)

 

Galauan malam

 

“malam, aku ingin bercerita tetang redup yang semakin pekat”. Resah dan gelisah yang tiba-tiba saja datang tak berkawan, membuat redup  dan sepi semakin menjadi “ahh akhirnya aku di paksa untuk menikmati”.

Jika di telusuri mungkin sudah tak sepantasnya aku merasakan hal seperti ini, karena dua tahun bukanlah waktu yang singkat untuk mengajariku menjadi terbiasa. Tapi aku harus bagaimana saat sepi telah menggerogoti jiwa sedang hati menginginkan bertahan dalam sebuah penantian yang mungkin akan panjang, satu pintaku padamu yang namanya telah terukir Di Lauhul Mahfudz

“ jika Dia menghendaki kita untuk bertemu dibumi-Nya mau kah kamu  menerima diriku yang ada pada saat ini dan pada saat sebelumnya, maukah engkau membimbingku berjalan kedepan tanpa menoleh kesamping, mau kah engkau mendengar sedikit dari masalaluku tanpa untuk mempermasalahkannya di kemudian hari?. Angin adalah keajaiban dimana kita dapat merasa tanpa harus melihat. Begitu juga rinduku yang senantiasa nyata mendampingimu walau kita terhalang jarak dan waktu.

Jakarta, 10 desember 2016